NAMA : INTAN PUSPITASARI
NPM : 25314382
KELAS : 1TB03
Pertumbuhan
Penduduk,Masyarakat,dan Kebudayaan
Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan Penduduk
Tabel Pertumbuhan
Penduduk Dunia tahun 1830 – 2006
TAHUN
|
JUMLAH
PENDUDUK
|
PERKEMBANGAN
PERTAHUN
|
1830
|
1 MILYAR
|
-
|
1930
|
2 MILYAR
|
1%
|
1960
|
3 MILYAR
|
1,7%
|
1975
|
4 MILYAR
|
2,2%
|
1987
|
5 MILYAR
|
2%
|
1996
|
6 MILYAR
|
2%
|
2006
|
7 MILYAR
|
2%
|
Sumber : Iskandar , Does Sampurno Masalah Pertambahan Penduduk di
Indonesia
Dilihat
dari data diatas,rata – rata penduduk disetiap Negara akan terus bertambah
hingga 2x lipat atau lebih,yang artinya setiap tahun laju pertumbuhan penduduk
dunia akan sangat cepat.
Tabel
Penggandaan Penduduk Dunia
TAHUN
PENGGANDAAN
|
PERKIRAAN
PENDUDUK DUNIA
|
WAKTU
|
800 SM
|
5 JUTA
|
-
|
1650
|
500 JUTA
|
1500
|
1830
|
1 MILYAR
|
180
|
1930
|
2 MILYAR
|
100
|
1975
|
4 MILYAR
|
45
|
Ecology Sumber : Ehrlich, Paul, R, et al, Human W.H. Freeman and Co San
Fransisco
Menggunakan interpolasi linear dari
perkiraan UNDESA yaitu akan atau telah meningkat dua kali lipat dalam tahun –
tahun berikutnya (dengan dua titik tolak yang berbeda). Perhatikan,bagaimana
jika dalam kurun waktu 2 milenium masing – masing digandakan atau kira – kira
diambil setengah atau dua kali lipat sebelumnya,seperti model pertumbuhan
hiperbolik yang disebutkan diatas. Namun secara keseluruhan tidak mungkin akan
ada penggandaan lain pada abad ini.
Faktor – Faktor Demografi yang Mempengaruhi
Pertambahan Penduduk
- Kematian
Kematian adalah hilangnya tanda – tanda
kehidupan manusia secara permanen. Kematian juga dapat mengurangi jumlah
penduduk. Untuk dapat menghitung besarnya angka kematian yaitu dengan cara yang
sama dengan menghitung angka kelahiran.
- Kelahiran
Kelahiran mempunyai sifat menambah jumlah
penduduk. Ada banyak faktor yang dapat menghambat angaka kelahiran dan juga
mendukung agka kelahiran.
- Imigrasi
Imigrasi terjadi apabila setiap penduduk
pindah ke kota lalu mereka membuat ktpnya menjadi dua,jika itu terjadi mereka
akan sulit didata dengan pasti.
Rumus Kematian Kasar
CDR = D/P x K
Ket :
CDR = Crude Death Rate (Angka Kematian Kasar).
D = Jumlah kematian (death) pada tahun tertentu
P = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun tertentu
K = Bilangan konstan 1000
Rumus Kematian Khusus
ASDRx = Dx/Px x K
Ket :
ASDRx = Angka Kematian khusus umur tertentu (x)
Dx = Jumlah Kematian pada umur tertentu selama satu tahun
Px = Jumlah Penduduk pada umur tertentu
K = Bilangan konstan 1000
ASDRx = Angka Kematian khusus umur tertentu (x)
Dx = Jumlah Kematian pada umur tertentu selama satu tahun
Px = Jumlah Penduduk pada umur tertentu
K = Bilangan konstan 1000
Angka Kelahiran
- Angka kelahiran adalah angka yang menunjukkan bayi yang lahir dari setiap 1000 penduduk per tahun. Angka kelahiran bayi dapat dibagi menjadi tiga kriteria, yaitu:
- Angka kelahiran dapat dikatakan tinggi jika mencapai > 30 per tahun,
- Angka kelahiran dapat dikatakan sedang jika mencapai 20 – 30 per tahun,
- Angka kelahiran dapat dikatakan rendah jika mencapai < 20 per tahun
Pengertian Migrasi
Secara umum Migrasi
adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke
tempat lain melalui batas administrative (migrasi internal) atau batas
politik/Negara (migrasi internasional). Dengan kata lain,migrasi dapat
diartikan sebagai perpindahan secara permanen dari suatu daerah ke daerah lain.
Macam
– macam Migrasi
- Emigrasi : Perpindahan penduduk dari suatu Negara ke Negara lain,
- Imigrasi : Masuknya penduduk ke dalam suatu daerah atau Negara tertentu,
- Urbanisasi : Perpindahan penduduk dari dessa ke kota,
- Transmigrasi : Perpindahan penduduk antar pulau dalam suatu Negara,
- Remigrasi : Kembalinya penduduk ke Negara asal setelah beberapa lama berada di Negara lain.
Proses
Migrasi
- Dalam memilih daerah tujuannya para imigran cenderung memilih daerah terdekat dengan daerah asalnya,
- Kurangnya kesempatan bekerja didaerah asal dan adanya kesempatan bekerja didaerah lain membuat seseorang melakukan mobilitas penduduk,
- Mendapat informasi yang positif dari sanak saudara/kerabat tentang daerah tujuan dapat membuat seseorang berfikir untuk berimigrasi,
- Mendapat informasi yang negatif pada daerah tujuan membuat seseorang enggan untuk berimigrasi,
- Makin besar pengaruh dari daerah perkotaan terhadap seseorang maka makin tinggi juga frekuensi mobilitas orang tersebut,
- Makin tinggi pendapatan seseorang maka makin tinggi juga mobilitas orang tersebut,
- Seseorang akan cenderung memilih daerah tujuan jika dalam daerah tersebut terdapat sanak saudara/kenalan,
- Migrasi masih akan terus terjadi jika dalam suatu daerah terdapat bencana alam (banjir,gempa bumi,dll.),
- Orang yang berumur muda dan belum menikah akan lebih banyak mengadakan mobilitas daripada orang yang berusia lanjut dan sudah menikah,
- Makin tinggi pendidikan seseorang maka makin tinggi pula seseorang itu melakukan mobilitas penduduk.
Akibat
yang terjadi dalam Migrasi
- Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Bidang Ekonomi
Dampak kepadatan penduduk dalam
pengaruhnya terhadap ekonomi adalah pendapatan rata- rata per kapita dapat
berkurang sehinggan menyebabkan daya beli masyarakat menurun. Hal ini juga
dapat menyebabkan daya menabung masyarakat menurun sehingga dana ntuk
pembangunan Negara berkurang. Akibatnya,lapangan pekerjaan menjadi berkurang
dan pengangguran semakin bertambah.
- Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Bidang Social
Jika lapangan pekerjaan berkurang maka
jumlah pengangguran akan meningkat dan hal ini juga yang akan meningkatan
kejahatan. Selain itu,terjadinya Urbanisasi (perpindahan penduduk dari desa ke
kota) untuk mendapatkan pekerjaan yang layakmaka akan berdampak pada lingkungan
dan kesehatan masyarakat.
- Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Lingkungan
Jumlah penduduk yang terus meningkat juga
akan menyebabkan kebutuhannya meningkat pula. Hal ini juga akan berdampak
negatif pula pada lingkungan.
- Pencemaran Lingkungan
j Pencemaran/Polusi
dapat diartikan sebagai penambahan segala subtansi ke lingkungan akibat
aktivitas manusia.
Jenis
- jenis Struktur Penduduk
- Jumlah Penduduk : Urbanisasi,Reurbanisasi,Emigrasi,Imigrasi,Remigrasi,Transmigrasi.
- Persebaran Penduduk : Kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk disuatu wilayah yang dibandingkan dengan luas wilayahnya/dihitung dengan jiwa per km kuadrat.
- Komposisi Penduduk : Merupakan sebuah mata statistik dari statistik kependudukan yang membagi dan membahas masalah kependudukan dari segi umur dan jenis kelamin.
j Bentuk Piramida Penduduk

- Piramida penduduk muda berbentuk limas
Piramida ini menggambarkan jumlah
penduduk usia muda lebih besar dibanding dengan usia dewasa. Jumlah
angka kelahiran lebih besar daripada jumlah kematian. Contoh : India,Brazilia,dan
Indonesia.
- Piramida penduduk stasioner atau tetap berbentuk granat
Piramida ini menggambarkan jumlah penduduk usia muda
seimbang dengan usia dewasa. Tingkat kematian rendah dan tingkat
kelahiran tidak begitu tinggi. Contoh : Swedia,Belanda,dan
Skandinavia.
- Piramida penduduk tua berbentuk batu nisan
Piramida bentuk ini menunjukkan jumlah
penduduk usia muda lebih sedikit bila dibandingkan dengan usia dewasa. Jika
angka kelahiran jenis pria besar, maka suatu negara bisa kekurangan
penduduk. Contoh : Jerman,Inggris,Belgia,dan Prancis.
Rasio
Ketergantungan
Rasio Ketergantungan merupakan
perbandingan antar jumlah penduduk yang berumur 0 – 14 tahun ditambah dengan
jumalah penduduk yang berusia 65 tahun ke atas dan dibandingkan dengan jumlah
penduduk yang berusia 15 – 64 tahun. Rasio ketergantungan dapat dilihat menurut
usia yaitu dengan melihat Rasio Ketergantungan Muda dan Rasio Ketergantungan
Tua. Rasio ketergantungan dapat digunakan sebagai indikator yang secara kasar menunjukkan
keadaan ekonomi suatu Negara,apakah tergolong negara maju atau negara yang
sedang berkembang. Semakin tingginya persentase rasio ketergantungan maka akan
semakin tinggi pula beban yang harus ditanggung penduduk yang produktif untuk
membiayai hidup penduduk yang belum produktif dan tidak produktif lagi.
Sumber
: